HIKAYAT WANITA PEMBACA SURAT AL IKHLASH SETIAP HARI DI
BULAN RAJAB
Pertama :
Dari Kitab Mukasyafatul
Qulub halaman 255, karya Imam Ghazali:
وَحُكِيَ أَنَّ امْرَأَةً فِيْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ كَانَتْ
تَقْرَأُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ رَجَبٍ قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ اِثْنَتَيْ عَشْرَةَ
أَلْفَ مَرَّةٍ وَكَانَتْ تَلْبَسُ الصُّوْفَ فِيْ شَهْرِ رَجَبٍ فَمَرِضَتْ
وَأَوْصَتْ اِبْنَهَا أَنْ يَدْفِنَ مَعَهَا صُوْفَهَا فَلَمَّا مَاتَتْ
كَفَّنَهَا فِيْ ثِيَابٍ مُرْتَفِعَةٍ فَرَآهَا فِيْ مَنَامِهِ تَقُوْلُ لَهُ
أَنَا عَنْكَ غَيْرُ رَاضِيَةٍ لِأَنَّكَ لَمْ تَعْمَلْ بِوَصِيَّتِيْ فَانْتَبَهَ
فَزِعًا وَأَخَذَ صُوْفَهَا لِيَدْفِنَهُ مَعَهَا فَنَبَشَ قَبْرَهَا فَلَمْ
يَجِدْهَا فِيْهِ فَتَحَيَّرَ فَسَمِعَ نِدَاءً أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ مَنْ
أَطَاعَنَا فِيْ رَجَبٍ لَا نَتْرُكُهُ فَرْدًا وَحِيْدًا
Diceritakan, bahwa ada
seorang wanita di Baitul Maqdis. Dia membaca surat QUL HUWALLAAHU AHAD setiap
hari 12.000 kali di bulan Rajab, dan di bulan Rajab tsb ia mengenakan pakaian
yang terbuat dari bulu kambing (shuf). Pada suatu ketika dia jatuh sakit dan
berwasiat pada anak laki-lakinya, apabila dia mati supaya dikubur bersama
pakaiannya yang terbuat dari bulu. Dan ketika ibunya meninggal, si anak
mengkafani jenazah ibunya dengan pakaian yang mahal. Syahdan, si anak bermimpi melihat
ibunya berkata padanya : “Wahai anakku, aku tidak ridha kepadamu, karena kamu
tidak melaksanakan wasiatku”. Maka si anakpun kaget dan terbangun dari
tidurnya. Ia cepat-cepat mengambil pakaian shuf ibunya untuk ia qubur bersama
ibunya. Lalu iapun menggali kembali kuburan ibunya, namun dia tidak mendapati
ibunya didalam kuburnya. Diapun bingung sekali, tiba-tiba mendengar suara yang
berkata : “Tidaklah engkau tahu, bahwa barang siapataat kepada kami di bulan
Rajab maka tidak akan kami tinggalkan sendirian di dalam kuburnya”.
Kedua :
Dari Kitab
Durratunnasihin halaman 43-44, karya Syeikh Utsman bin Hasan al Khaubari:
حُكِيَ أَنَّ امْرَأَةً فِيْ بَيْتِ الْمَقْدِسِ كَانَتْ
عَابِدَةً إِذَا جَاءَ رَجَبُ تَقْرَأُ كُلَّ يَوْمٍ (قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ) اِثْنَتَيْ
عَشْرَةَ مَرَّةً تَعْظِيْمًا لَهُ وَكَانَتْ تَنْزِعُ اللِّبَاسَ الْأَطْلَسَ
وَتَلْبَسُ ثَوْبَ الْبَلَاسَ
Diceritakan, bahwa di
Baitul Maqdis ada seorang perempuan ahli ibadah, jika tiba bulan Rajab, ia
membaca surat QUL HUWALLAAHU AHAD setiap hari 12 kali. Dia melepas pakaian
lusuhnya dan berganti mengenakan pakaian yang terbuat dari bulu.
فَمَرِضَتْ فِيْ رَجَبَ وَأَوْصَتْ اِبْنَهَا أَنْ
يَدْفِنَهَا مَعَ بَلَاسِهَا فَكَفَّنَهَا اِبْنُهَا فِيْ ثِيَابٍ مُرْتَفِعَةٍ
رِيَاءَ النَّاسِ
Pada suatu ketika dalam
bulan Rajab, ia jatuh sakit dan berwasiat pada puteranya, apabila ia mati
supaya dikubur bersama pakaiannya yang terbuat dari bulu, akan tetapi si anak
mengkafani jenazah ibunya dengan pakaian yang mahal, dengan tujuan pamer kepada
orang-orang.
فَرَآهَا فِي الْمَنَامِ فَقَالَتْ يَا بُنَيَّ لِمَ لَمْ
تَأْخُذْ بِوَصِيَّتِيْ إِنِّيْ غَيْرُ رَاضِيَةٍ عَنْكَ
Syahdan, si anak bermimpi
melihat ibunya berkata padanya : “Wahai anakku, kenapa engkau tidak
melaksanakan wasiatku? Sesungguhnya aku tidak ridha kepadamu”.
فَانْتَبَهَ فَزِعًا وَنَبَشَ قَبْرَهَا فَلَمْ يَجِدْهَا
فِيْ قَبْرِهَا وَتَحَيَّرَ وَبَكَى بُكَاءً شَدِيْدًا
Maka si anak kaget dan
terbangun dari tidurnya. Dia cepat-cepat menggali kembali kuburan ibunya, namun
dia tidak mendapati ibunya didalam kuburnya. Diapun bingung dan menangis
sejadi-jadinya
فَسَمِعَ نِدَاءً يَقُوْلُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ مَنْ
عَظَّمَ شَهْرَنَا رَجَبَ لَا نَتْرُكُهُ فِي الْقَبْرِ فَرِيْدًا وَحِيْدًا
Dan diapun mendengar
suara yang berkata : “Tidaklah engkau tahu, bahwa barang siapa yang
mengagungkan bulan kami, bulan Rajab maka tidak akan kami tinggalkan sendirian
di dalam kuburnya”. Wallaahu A’lam.








0 comments:
Post a Comment